Widget HTML Atas

Pak Presiden Jokowi: Papa Order Presiden Tiga Periode Ya

Tiga Periode: kemarin salah satu orang iseng melemparkan mungkin 3 periode. Eh, nyatanya terdapat yang memanglah sungguh- sungguh menggarap isu ini. Serta tidak main- main, para pembicaranya merupakan" pemain" seluruh.



Presiden Jokowi: Papa Order Presiden Tiga Periode Ya!?


Pembicaraan ini nampak berimbang. Terdapat yang pro serta kontra. Sehingga nampak obyektif.

Obyektif?

Ya nanti dahulu. Semacam polling ataupun survey misalnya. Ia dapat dipakai mengukur mood para pemilih. Kita ketahui siapa yang disukai para pemilih.

Tetapi disisi yang lain, polling ataupun survey pula dapat dipakai buat membentuk pemikiran pemilih. Orang yang belajar politik elektoral umumnya mengerti kalau sebagian pemilih( jika tidak sebagian besar) merupakan pemilih yang tidak ideologis.

Pemilih tipe ini jumlahnya kalaupun

tidak besar hendak sangat signifikan buat memastikan kemenangan. Pemilih non- ideologis ini umumnya memilah bersumber pada pengetahuan tentang siapa yang memiliki kans buat menang sangat besar. Psikologis turut yang menang inilah yang memastikan dalam pemilihan.

Pemilih non- ideologis inilah yang umumnya disasar oleh polling ataupun survey. Sehingga kala memandang calon yang kesempatan menangnya besar, mereka hendak lekas lari kesana.

Nah, seminar berbagai ini memanglah nampak obyektif. Tetapi persis semacam polling ataupun survey, dia memiliki guna lain, ialah membentuk narasi. Dia menghasilkan jadwal pembicaraan. Dia melontarkan ilham serta memandang respon warga.

Ini merupakan fase dini pembuatan narasi. Fase kedua umumnya hendak diiringi mobilisasi. Tidak sangat heran bila sehabis pembuatan opini ini sukses hingga hendak diiringi dengan periode" mobilisasi."

Hendak bermunculan organisasi- organisasi yang melaporkan" kebulatan tekad" buat menunjang ilham ini. Mereka yang besar pada jaman Orde Baru tentu hendak ingat betul sebutan ini.

Pula, proses kebulatan tekad ini hendak diusahakan nampak semacam suara arus dasar( lagi- lagi, ini sebutan jaman Orba!).

Nah, mulai saat ini kita wajib bicara soal 3 periode, bukan? Memanglah seperti itu tujuannya.

Terus bagaimana dengan kita sebagai generasi berikutnya yang akan melihat presiden Jokowi dengan tiga periode nya. Kebanyakan dari kita menyoalkan dan mempermasalahkan hal ini dengan komentar saja. Dasar Aku Manusia Digital. Bagaimana dengan kalian apa ingin dan mampukah sebagai generasi pergerakan bangsa? Jangan hanya memanfaatkan opportunisnya saja dan berpikir semua tentang uang. Bobrok sekali pemikiran anda. Ya memang hidup tetang uang tapi setidaknya generasi masa depan negara ada di tangan kita yang tidak penuh dengan kebohongan.

Hayu bergerak yang muda yang tua berjabat tangan dan bergerak !!
Wisata Cibaliung
Wisata Cibaliung
Mari Berjalan Mari Bercerita dengan Secangkir Petualangan

Related Posts

Post a Comment